KOTA PRAJA – Dalam upaya mengakselerasi transformasi ekonomi kerakyatan di tingkat desa, Kepala Desa Kota Praja, Parji, secara resmi menyatakan komitmen dan dukungan penuhnya terhadap inisiasi serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Langkah strategis ini dipandang sebagai tonggak baru dalam memperkuat struktur ekonomi lokal melalui pemberdayaan kolektif masyarakat. Menurut Parji, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar penambahan institusi finansial, melainkan sebuah manifestasi dari semangat gotong royong yang diwujudkan dalam wadah profesional.

Kades Parji menekankan bahwa keberadaan koperasi ini harus menjadi motor penggerak bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayahnya. Beliau optimis bahwa dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, koperasi mampu memutus rantai ketergantungan masyarakat terhadap skema pinjaman yang merugikan.

“Koperasi Desa Merah Putih adalah instrumen kedaulatan ekonomi kita. Kami tidak ingin warga hanya menjadi penonton dalam perputaran uang di desa sendiri. Melalui wadah ini, kita membangun ekosistem di mana modal, produksi, dan distribusi dikelola secara mandiri dari, oleh, dan untuk warga Kota Praja,” ujar Parji, Selasa (7/4).

Dukungan penuh dari pimpinan desa ini diharapkan mampu memicu partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk bergabung sebagai anggota. Dengan basis nama “Merah Putih”, koperasi ini juga mengemban misi ideologis untuk menanamkan rasa cinta tanah air melalui penguatan ekonomi domestik.

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih kini memasuki fase finalisasi manajerial sebelum secara resmi diluncurkan. Dengan sinergi antara kepemimpinan desa yang visioner dan antusiasme warga, Kota Praja diproyeksikan akan menjadi percontohan desa mandiri ekonomi di wilayah tersebut.(RJR)