MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko menerima kunjungan kerja dari Tim Direktorat Jenderal (Dirjen) Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Jumat (10/04). Kunjungan ini merupakan langkah krusial dalam tahap verifikasi faktual lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah proyek yang menjadi bagian dari agenda prioritas nasional.
Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati, dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mukomuko dengan didampingi jajaran Asisten dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lintas sektor.
Dalam forum koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mukomuko memaparkan kesiapan daerah dalam mendukung implementasi program. Fokus utama pembahasan mencakup aspek teknis tata ruang, di mana pembangunan direncanakan menggunakan sistem satu hamparan demi efisiensi fungsional.
Selain itu, Pemkab memberikan jaminan ketersediaan infrastruktur pendukung yang mencakup Aksesibilitas sumber daya dengan memastikan pemenuhan kebutuhan sanitasi dan operasional harian.
Kemudian mempersiapkan jaringan listrik untuk menunjang fasilitas belajar mengajar berbasis teknologi serta memastikan status lahan guna kelancaran proses konstruksi oleh kementerian terkait.
Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Faisal Amir, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan sinkronisasi persiapan dari aspek sumber daya manusia (SDM).
“Mengenai kesiapan tenaga pendidik dan proyeksi peserta didik, kami saat ini berada pada tahap pemetaan awal sembari menunggu turunnya Petunjuk Teknis (Juknis) resmi dari Kementerian Sosial sebagai landasan operasional,” ujar Faisal Amir, Jum’at (10/4).
Pasca koordinasi di tingkat manajerial, tim gabungan langsung bertolak menuju Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko, untuk melakukan tinjauan lapangan secara mendalam terhadap calon lokasi pembangunan.
Penetapan Kabupaten Mukomuko sebagai salah satu daerah prioritas nasional dalam program Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu menjadi sebuah capaian strategis. Kehadiran prasarana ini diharapkan mampu menjadi katalisator dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemerataan kualitas pendidikan inklusif di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk terus mengawal jalannya proyek ini agar target waktu pembangunan dan kualitas mutu bangunan dapat tercapai sesuai dengan standar infrastruktur strategis nasional.(GJR)



