TAMBANG – Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, melakukan inspeksi lapangan guna meninjau progres finalisasi dan kesiapan lokasi peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Sabtu (07/03).
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan standar operasional dan teknis terpenuhi menjelang peresmian yang rencananya akan dilakukan langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Yuzar melakukan pemeriksaan komprehensif terhadap integritas struktur jembatan, aksesibilitas jalur penghubung, hingga tata kelola area seremonial. Inspeksi ini bertujuan untuk menjamin aspek keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya acara berskala nasional tersebut.
“Kami melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dan panitia pelaksana. Fokus utama kita adalah memastikan seluruh rangkaian protokoler berjalan secara simultan, tertib, dan aman, mengingat nilai strategis dari infrastruktur ini bagi masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.
Jembatan Merah Putih Presisi diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam sistem transportasi lokal. Secara geopolitik dan ekonomi, keberadaan jembatan ini diharapkan mampu mengeliminasi hambatan geografis yang selama ini membatasi mobilitas warga di Kecamatan Tambang dan wilayah penyangganya.
“Infrastruktur ini bukan sekadar penghubung fisik, melainkan instrumen vital untuk mempercepat distribusi barang dan jasa. Kami optimis kehadiran jembatan ini akan menstimulasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tambah Bupati Kampar.
Selain aspek fisik, Pemerintah Kabupaten Kampar bersama jajaran Polri juga mematangkan skenario pengaturan arus lalu lintas dan manajemen massa di sekitar lokasi kegiatan. Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan publik serta memastikan output dari acara peresmian ini memberikan kesan representatif bagi kemajuan infrastruktur di Kabupaten Kampar.
Momentum peresmian oleh Kapolri mendatang diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam penguatan konektivitas antarwilayah, sekaligus merefleksikan sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian dalam mendukung pembangunan nasional di tingkat daerah.(MHD/ADV)



