MUKOMUKO – Kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Indonesia, khususnya Kabupaten Mukomuko, diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Wakil Ketua l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung penuh Koperasi Merah Putih dalam penguatan peran sebagai soko guru perekonomian nasional.
“Kami berharap bahwa koperasi, sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945, merupakan “tulang punggung dan penopang utama ekonomi kerakyatan.” ujarnya, Senin (8/12).
Lalu ada inovasi dan transformasi digital. Koperasi harus beradaptasi dengan era Industri 4.0. Digitalisasi pencatatan keuangan, transaksi, dan pemasaran produk anggota sangat diperlukan agar koperasi lebih efisien dan terpercaya.
Kemudian ada sinergi dengan pemerintah daerah dan DPRD. Kemitraan intensif dengan dinas terkait sangat penting untuk memperoleh akses pembiayaan, pelatihan manajemen, dan akses pasar. “DPRD sendiri siap menjadi jembatan aspirasi,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti perluasan bidang usaha dan kemitraan strategis. Wisnu Hadi mendorong koperasi untuk tidak hanya fokus pada simpan pinjam, tetapi juga mengembangkan usaha di sektor lain seperti perdagangan, jasa, pertanian perkotaan, bahkan pariwisata.
Arahan strategis juga mendorong pemberdayaan anggota dan peningkatan kapasitas SDM. Sebab, kekuatan koperasi ada pada anggotanya. Pendidikan dan pelatihan bagi anggota mengenai literasi keuangan, kewirausahaan, dan keterampilan digital adalah kunci.
Arahan keenam yakni penguatan nilai kebangsaan dan solidaritas sosial. Nama Merah Putih harus menjadi semangat untuk mempererat persatuan, menumbuhkan cinta tanah air, dan meningkatkan kepedulian sosial.
Oleh karena itu, wisnu menegaskan bahwa DPRD Mukomuko akan selalu mendukung koperasi merah putih dan berharap Koperasi Merah Putih yang ada di Desa dapat menjadi role model bagi koperasi koperasi di daerah lain.
“Jadilah pionir, jadilah pelopor, jadilah teladan bahwa koperasi mampu menjawab tantangan zaman sekaligus mengangkat kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (GEM/ADV)



