MUKOMUKO – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mukomuko, menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beribadah.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui aksi proaktif evakuasi sarang tawon yang ditemukan di lingkungan tempat ibadah di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Langkah ini diambil menyusul adanya laporan terkait keberadaan sarang tawon yang dinilai dapat membahayakan keselamatan jamaah. Kehadiran serangga penyengat di area publik seperti masjid, gereja, maupun pura memerlukan penanganan serius agar tidak menimbulkan korban luka.
Sebelum melakukan tindakan eksekusi di lapangan, pihak Dinas Damkar memastikan telah menjalin komunikasi intensif dengan pengurus tempat ibadah setempat.
Hal ini bertujuan untuk sterilisasi area, agar memastikan tidak ada jamaah yang berada di dekat lokasi saat proses evakuasi berlangsung. Selain itu untuk memberikan pemahaman kepada pengurus mengenai prosedur darurat jika terjadi serangan tawon secara mendadak.
Kendati begitu, pihak Dinas Damkar memastikan waktu penanganan yang paling minim risiko, penentuan waktu biasanya dilakukan pada malam hari saat tawon cenderung kurang agresif.
Kepala Dinas Damkar Kabupaten Mukomuko, Juni Kurnia Diana, menyampaikan bahwa masyarakat tidak disarankan untuk mengevakuasi sarang tawon secara mandiri tanpa keahlian khusus.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Tim kami dibekali dengan perlengkapan khusus (APD Tawon) yang antipenetrasi sengat serta peralatan pendukung lainnya untuk memastikan sarang diangkat hingga tuntas tanpa sisa,” ujarnya, Jum’at (6/3).
Setiap personel yang diterjunkan merupakan tim terlatih yang sudah memiliki pengalaman dalam menangani Animal Rescue, khususnya gangguan serangga berbahaya di pemukiman dan fasilitas umum.
Ia menghimbau seluruh warga Kabupaten Mukomuko agar segera melapor jika menemukan sarang tawon yang mulai membesar di lingkungan sekitar, terutama di fasilitas publik.
“Masyarakat diminta untuk tidak mengusik atau melempar sarang tersebut karena dapat memicu sifat agresif tawon. Bagi pengurus tempat ibadah atau warga yang membutuhkan bantuan evakuasi sarang tawon, dapat menghubungi call center atau mendatangi kantor Dinas Damkar Kabupaten Mukomuko terdekat tanpa dipungut biaya,” pungkasnya. (RJR/ADV)



