MUKOMUKO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko menegaskan komitmennya dalam mempercepat penguatan infrastruktur pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko.

Melalui fungsi anggaran dan pengawasan, lembaga legislatif ini memastikan alokasi dana pembangunan fisik sekolah pada tahun anggaran 2026 terserap secara optimal dan tepat sasaran.

Dalam koordinasi intensif bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko, DPRD menyoroti pentingnya standarisasi bangunan sekolah. Fokus utama diarahkan pada rehabilitasi ruang kelas rusak, pembangunan sanitasi yang higienis, serta penyediaan sarana olahraga yang representatif.

“Infrastruktur yang memadai adalah prasyarat mutlak bagi terciptanya ekosistem belajar yang kondusif. Kami di DPRD tidak hanya menyetujui anggaran, tetapi juga melakukan supervisi ketat di lapangan untuk memastikan setiap proyek fisik memenuhi kualifikasi teknis dan durabilitas yang tinggi,” tegas Saili, selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Mukomuko, Selasa (10/3).

Saili mendorong Disdikbud untuk menerapkan skala prioritas berbasis data Dapodik, guna menjamin pemerataan pembangunan fisik. Hal ini bertujuan agar tidak ada ketimpangan fasilitas pendidikan antara sekolah di pusat kota dengan sekolah yang berada di wilayah pelosok atau perbatasan.

Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Disdikbud diharapkan mampu menciptakan wajah baru pendidikan di “Bumi Kapuang Sati Ratau Batuah”. Dengan fasilitas yang modern dan aman, indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Mukomuko diproyeksikan akan terus meningkat secara signifikan.

Lembaga legislatif berkomitmen untuk terus membuka ruang aspirasi bagi masyarakat dan pihak sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana, guna memastikan keberlanjutan pembangunan pendidikan yang inklusif.(RJR/ADV)