PASAR BANTAL – Dalam upaya memanifestasikan lingkungan pemukiman yang higienis dan teratur, Pemerintah Desa Pasar Bantal menginisiasi aksi gotong royong yang melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat pada Hari Jum’at (3/4). Langkah ini bukan sekadar rutinitas pembersihan lingkungan, melainkan sebuah upaya revitalisasi nilai-nilai luhur kemasyarakatan yang menjadi fondasi ketahanan sosial di tingkat desa.
Kepala Desa Pasar Bantal, Munzilin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari visi desa dalam menciptakan ruang hidup yang sehat dan harmonis. Menurutnya, kesadaran kolektif warga adalah instrumen utama dalam keberhasilan pembangunan infrastruktur maupun penataan lingkungan di wilayah tersebut.
“Kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat kebersamaan. Kami percaya bahwa transformasi desa yang progresif harus diawali dari keterlibatan organik warga dalam menjaga lingkungan terkecilnya,” ujar Munzilin.
Aksi yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini mencakup beberapa titik krusial di lingkungan pemukiman, antara lain memastikan aliran air berjalan lancar guna mengantisipasi potensi genangan pada musim penghujan.
Munzilin menekankan bahwa gotong royong adalah modal sosial yang tak ternilai. Di tengah arus modernisasi yang cenderung individualistik, Desa Pasar Bantal berupaya mempertahankan identitas sebagai solusi efektif bagi berbagai tantangan lokal.
“Gotong royong adalah teknologi sosial warisan leluhur yang masih sangat relevan untuk menjawab tantangan tata kelola lingkungan saat ini. Melalui aksi ini, kita memperkuat ikatan silaturahmi sekaligus membangun rasa kepemilikan warga terhadap desanya,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi gerakan serupa di masa mendatang. Pemerintah Desa Pasar Bantal berkomitmen untuk menjadikan agenda ini sebagai program berkala, guna memastikan keberlanjutan lingkungan yang asri dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.(GJR)



