MUKOMUKO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem daerah melalui penguatan fungsi legislasi dan pengawasan terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mukomuko. Langkah strategis ini diambil guna memastikan pembangunan daerah selaras dengan prinsip keberlanjutan dan perlindungan sumber daya alam.
Dalam koordinasi terbaru, DPRD menekankan pentingnya modernisasi sistem pengelolaan sampah di “Bumi Kapuang Sati Ratau Batuah”. Sektor ini menjadi perhatian serius mengingat pertumbuhan populasi yang berdampak pada peningkatan volume limbah domestik. DPRD mendorong DLH untuk mengoptimalkan armada pengangkut serta memperluas cakupan layanan hingga ke wilayah pemukiman padat.
“Lingkungan yang bersih adalah hak dasar setiap warga negara. Oleh karena itu, kami di DPRD berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari sisi penganggaran maupun regulasi, agar DLH mampu mengimplementasikan teknologi pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Mukomuko, Alpian, Selasa (10/3).
Selain estetika kota, DPRD juga memberikan mandat tegas kepada DLH untuk memperketat pengawasan terhadap kepatuhan lingkungan pada sektor industri dan perkebunan. Integritas dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) serta pemantauan rutin terhadap pembuangan limbah cair menjadi poin krusial yang terus dikawal oleh lembaga legislatif.
DPRD juga menyoroti aspek kemanusiaan dengan mendorong peningkatan kesejahteraan bagi para petugas kebersihan (pasukan oranye) sebagai garda terdepan pelestari lingkungan. Dukungan ini mencakup ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai serta jaminan kesehatan yang layak.
Sinergi antara DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup ini diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Mukomuko sebagai daerah yang mandiri, kompetitif, dan tetap menjaga keasrian alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.(RJR/ADV)



