MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) resmi menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Rencana 2027, di Aula Bapperida, Jumat (6/3).
Adapun forum ini menjadi instrumen krusial dalam menjustifikasi arah pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.
Kepala Bapperida Mukomuko, Singgih Pramono, menegaskan bahwa agenda ini merupakan manifestasi dari pendekatan bottom-up planning. Proses ini memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil merupakan Evidence-Based Policy (kebijakan berbasis bukti) yang menyerap aspirasi riil dari arus bawah.
“Alhamdulillah, mayoritas pimpinan perangkat daerah hadir untuk memaparkan laporan usulan rencana kegiatan tahun 2027. Kami berkomitmen menjadikan masyarakat sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek,” ujar Singgih di sela-sela kegiatan.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Asisten II Setdakab Mukomuko, Ramdhani, M.Si, mewakili Bupati Mukomuko, menyoroti tantangan fiskal yang sedang dihadapi daerah.
Dalam sambutannya, Ramdhani menekankan bahwa keterbatasan anggaran harus dijawab dengan kreativitas dan sinkronisasi kebijakan yang presisi.
“Perencanaan tahun 2027 harus terintegrasi dan selaras dengan arah kebijakan Nasional maupun Provinsi. Kita dituntut untuk tetap kompetitif melalui peningkatan inovasi di setiap perangkat daerah. Kolaborasi dan koordinasi antar-sektor adalah kunci utama untuk melampaui tekanan fiskal yang ada saat ini,” tegas Ramdhani.
Meskipun Bupati Mukomuko, Choirul Huda, Wakil Bupati Rahmadi AB, dan Sekretaris Daerah Marjohan berhalangan hadir karena agenda kedinasan yang mendesak, Ramdhani memastikan bahwa seluruh pimpinan daerah mengawal penuh proses ini demi kepentingan strategis Kabupaten Mukomuko.
Forum ini dihadiri oleh jajaran Asisten, pimpinan Perangkat Daerah, Camat, serta perwakilan Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan mampu menciptakan perencanaan yang terarah sesuai dengan visi misi jangka menengah daerah, terintegrasi untuk menghilangkan ego sektoral antar instansi, adaptif terkait responsif terhadap perubahan dinamika sosial dan ekonomi serta kolaboratif dengan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan.
Bapperida Mukomuko menyatakan tetap terbuka terhadap gagasan inovatif dan solusi kreatif dari seluruh lapisan masyarakat guna mewujudkan Kabupaten Mukomuko yang lebih berdaya saing di masa depan.
Gemmi Jupriadi



