MUKOMUKO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah konkret yang menjadi prioritas adalah pengawalan dan dukungan anggaran terhadap program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dijalankan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Mukomuko.
Ketua Komisi I DPRD Mukomuko, Armansyah, S.T, menegaskan bahwa rumah yang layak bukan sekadar kebutuhan primer, melainkan fondasi utama bagi kesehatan dan produktivitas keluarga. Oleh karena itu, DPRD terus mendorong alokasi anggaran, baik melalui APBD murni maupun memperjuangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
Melalui Dinas Perkim, program RTLH tahun ini menyasar ratusan unit rumah yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Mukomuko. Kriteria penerima bantuan dipastikan tepat sasaran, yakni warga kurang mampu yang kondisi huniannya mengalami kerusakan struktur, lantai tanah, atau sanitasi yang buruk.
“Kami di legislatif tidak hanya menyetujui anggaran, tapi juga turun ke lapangan untuk memastikan pembangunan ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Kita ingin melihat tidak ada lagi warga Mukomuko yang khawatir atapnya bocor saat hujan turun,” ujar Armansyah, Rabu (11/3).
Kendati begitu, ia mengapresiasi kinerja Dinas Perkim yang responsif dalam melakukan verifikasi data di lapangan. Namun, para wakil rakyat juga mengingatkan agar pengawasan selama proses pengerjaan tetap diperketat agar kualitas material sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat krusial. Kami akan terus mengawal agar kuota penerima manfaat program RTLH ini bisa terus meningkat setiap tahunnya, mengingat masih banyak saudara-saudara kita yang mengantre untuk mendapatkan bantuan ini,” tambahnya.
Dengan adanya program RTLH ini, diharapkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Mukomuko terus meningkat. DPRD Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk tetap menjadi jembatan aspirasi masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Mukomuko yang maju dan mandiri.(RJR/ADV)



