MUKOMUKO – Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam sektor pendidikan terus diperkuat. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke Kabupaten Mukomuko guna meninjau langsung progres serta kesiapan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, ST., MT., mengonfirmasi kunjungan strategis tersebut. Ia menyatakan bahwa peninjauan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan standarisasi prasarana pendidikan yang akan dibangun memenuhi kriteria teknis nasional.
Berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, terdapat dua aspek teknis yang menjadi tanggung jawab (homework) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko guna mendukung kelancaran proyek strategis tersebut.
Kementerian PU menginstruksikan pengalihan ruas jalan berstatus Jalan Kabupaten yang saat ini melintasi area lahan Sekolah Rakyat. Pemkab Mukomuko diminta untuk memindahkan jalur tersebut ke wilayah perbatasan lahan agar fungsionalitas prasarana sekolah tetap terintegrasi tanpa terganggu arus lalu lintas publik.
Kemudian, guna menjamin higienitas dan kebutuhan sanitasi di lingkungan Sekolah Rakyat, pihak kementerian menekankan pentingnya ketersediaan sumber air yang memadai melalui pembangunan sumur bor.
Menanggapi poin-poin tersebut, Kepala Dinas PUPR menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera melakukan akselerasi secara administratif maupun teknis. Terkait penyediaan sumber air, Dinas PUPR berencana memproyeksikan alokasi anggaran pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
“Kami menyambut baik arahan dari Kementerian PU. Mengenai pembangunan sumur bor dan penyesuaian infrastruktur pendukung, kami akan berupaya maksimal memperjuangkan ketersediaan anggarannya pada APBD Perubahan 2026 agar sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah berjalan tanpa kendala,” ujar Apriansyah, Jum’at (10/4).
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat realisasi Sekolah Rakyat di Mukomuko, yang diproyeksikan menjadi pilar peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang representatif dan strategis.(GJR)



