MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko sukses menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung dengan penuh khidmat. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Mukomuko pada Senin (1/6).
Momentum bersejarah ini menjadi wadah memperkuat komitmen kebangsaan serta mengokohkan kembali nilai-nilai fundamental Pancasila di tengah dinamisnya perkembangan zaman.
Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara, Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, S.H., memimpin jalannya prosesi upacara yang diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara dan unsur pimpinan daerah.
Bupati memimpin jalannya mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan perumus dasar negara, yang menambah kekhusukan suasana pagi itu.
Upacara penting ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi dan berbagai elemen strategis masyarakat di lingkungan Kabupaten Mukomuko.
Tampak hadir di panggung kehormatan, Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mukomuko yang menunjukkan soliditas kepemimpinan di bumi Kapuang Sati Ratau Batuah.
Selain itu, barisan upacara juga diramaikan oleh kehadiran perwakilan Organisasi Wanita Kabupaten Mukomuko, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan representasi semangat gotong royong dan kemajemukan yang harmonis di Kabupaten Mukomuko.
Dalam amanatnya, Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, S.H., membacakan sambutan tertulis yang menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar jargon pelengkap seremonial, melainkan bintang penuntun dalam setiap gerak langkah pembangunan daerah.
Beliau mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata sehari-hari.
“Pancasila adalah pemersatu kita di tengah keberagaman. Dalam konteks pembangunan daerah, nilai-nilai keadilan sosial, gotong royong, dan musyawarah harus menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada kesejahteraan rakyat Mukomuko,” ujar Bupati dalam pidatonya.
Bupati juga menggarisbawahi tantangan masa depan yang kian kompleks, mulai dari transformasi digital hingga dinamika ekonomi. Menurutnya, ketahanan moral dan ideologi yang bersumber dari Pancasila merupakan benteng utama agar generasi muda Kabupaten Mukomuko tidak kehilangan jati diri bangsa di era globalisasi.
Sejalan dengan tema peringatan tahun ini, upacara ini juga diharapkan dapat memicu semangat kerja keras dan inovasi di lingkungan birokrasi. Sinergi yang kuat antara eksekutif, legislatif, yudikatif, dan seluruh elemen masyarakat dinilai sebagai kunci utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.(GJR)





















