MUKOMUKO – Pemerintah berencana mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 100 gudang baru buat perum Bulog untuk menampung Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), baik beras hingga jagung. Rencana ini berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Adapun pembangunan gudang baru ini akan difokuskan pada Kabupaten/Kota yang menjadi prioritas. Dari 100 pembangunan Gudang Bulog, Kabupaten Mukomuko menjadi satu-satunya yang mendapatkan pembangunan dan merupakan yang ke 4 secara nasional.

Hal itu di ungkapkan Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, S.H. Ia mengatakan bahwa pembangunan gedung bulog di satu daerah harus sesuai dengan kriteria. Salah satunya, wilayah tersebut merupakan daerah lumbung padi.

“Salah satu kriteria yang pertama untuk membangun gedung bulog yakni daerah tersebut merupakan daerah lumbung padi,” ujarnya saat melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pusat Perum Bulog

Dalam pertemuan tersebut, Bupati diterima langsung oleh Direktur Utama Perum Bulog, bersama jajaran direksi, antara lain Direktur SDM & Umum Prof. Sudarsono Hardjosukarto, Kadiv Umum Joko Pamungkas, dan Kadiv Hublem Epi Sulandari.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa pembangunan gudang bulog di Kabupaten Mukomuko, merupakan proyek strategis dengan nilai investasi puluhan miliar.

“Ini menjadi spesial bagi warga Mukomuko. Pasalnya, Kabupaten Mukomuko menjadi satu-satunya kabupaten yang dipercaya Bulog untuk pembangunan gudang baru di Provinsi Bengkulu, sekaligus menjadi pemilik gudang yang dibangun Bulog ke-4 secara nasional,” lanjut Bupati Choirul Huda.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko sendiri menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh proses pembangunan ini, baik dari sisi lahan, perizinan, maupun dukungan teknis lainnya.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog, Mukomuko diharapkan dapat menjadi pusat distribusi pangan yang kuat di wilayah barat Sumatera, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.(GJR)