MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko berkomitmen memperkuat pembangunan sarana olahraga di daerah ini.

Hal itu disampaikan Bupati Mukomuko, Choirul Huda, pasca peringatan Hari Jadi Provinsi Bengkulu Ke-57 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Mukomuko, Selasa (18/11).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengusulkan tambahan anggaran khusus untuk mendukung pengembangan fasilitas olahraga, baik di tingkat kabupaten maupun desa.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap semangat masyarakat yang mulai aktif menghidupkan kegiatan olahraga di lingkungannya masing-masing.

“Kami melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi terhadap kegiatan olahraga. Karena itu, pemerintah daerah akan menyiapkan alokasi anggaran untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas olahraga agar semangat ini tidak berhenti hanya di momen-momen tertentu,” ujar Bupati Choirul Huda.

Bupati menjelaskan, saat ini sudah ada sejumlah desa di Kabupaten Mukomuko yang memanfaatkan Dana Desa (DD) untuk membangun fasilitas olahraga, seperti lapangan voli, lapangan futsal, dan sarana latihan masyarakat.

Ia mengapresiasi inisiatif tersebut dan menilai langkah itu sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kebersamaan warga melalui kegiatan olahraga.

“Beberapa desa telah memanfaatkan Dana Desa dengan baik untuk pembangunan lapangan voli, futsal, dan fasilitas olahraga lainnya. Ini langkah positif yang akan terus kami dorong. Pemerintah kabupaten siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk kebijakan maupun bantuan anggaran,” kata Choirul Huda.

Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga yang memadai dapat menjadi sarana pembinaan atlet lokal sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.

Selain sebagai wadah menyalurkan bakat generasi muda, lapangan dan arena olahraga juga berfungsi mempererat hubungan antarwarga di tingkat desa.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mengembangkan potensi olahraga.

Ia menegaskan bahwa pembinaan dan pembangunan infrastruktur olahraga tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan perlu dukungan bersama dari berbagai pihak.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap kepala desa dan masyarakat terus berinovasi, dan pemerintah kabupaten akan hadir untuk memastikan setiap program pembinaan olahraga bisa berjalan efektif,” ujarnya.

Choirul Huda juga menyebutkan bahwa melalui rencana penganggaran tersebut, pemerintah daerah ingin menciptakan pemerataan fasilitas olahraga di seluruh wilayah Mukomuko, terutama di desa-desa yang selama ini belum memiliki sarana memadai.

“Kita ingin olahraga bisa diakses semua kalangan, baik di pusat kota maupun di pelosok desa. Dengan begitu, akan tumbuh bibit-bibit atlet yang berpotensi membawa nama baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” demikian Bupati Choirul Huda.(GEM/ADV)