MUKOMUKO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mukomuko dari fraksi partai Golkar, Karto, S.AP menghimbau masyarakat di Kabupaten Mukomuko untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, curah hujan tinggi, dan ancaman bencana hidrometeorologi pada Desember hingga Februari mendatang.
Peringatan ini disampaikan politisi partai Golkar tersebut merespons pemberitaan terkait situasi bencana yang menimpa sejumlah daerah di pulau Sumatera.
Menurut Karto, periode November–Februari menjadi fase yang perlu dicermati secara serius terutama di berbagai wilayah termasuk Mukomuko.
“Sejak kita masuk Desember, ada ancaman terbangkitnya bibit siklon di perairan selatan Indonesia. Daerah-daerah ini rawan bibit siklon yang dapat berkembang menjadi siklon tropis dan memicu curah hujan tinggi, bencana hidrometeorologi, serta gelombang tinggi,” jelas Karto.
Karto mengatakan peringatan tersebut harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret di tingkat daerah.
“Peringatan ini bukan hal sepele. Bengkulu menjadi salah satu daerah yang masuk zona rawan bibit siklon. Pemerintah daerah, BPBD, hingga perangkat desa harus meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat juga perlu memperbarui informasi cuaca dan menghindari aktivitas berisiko di wilayah pesisir maupun aliran sungai,” tegas Anggota Komisi II DPRD Mukomuko.
karto menambahkan, dengan kemungkinan munculnya siklon kategori lebih kuat di wilayah padat penduduk, mitigasi dini sangat krusial.
“Kesiapsiagaan harus disiapkan mulai sekarang. Pastikan jalur evakuasi, kesiapan logistik, hingga sistem peringatan dini berjalan baik. Kita tidak boleh terlambat ketika potensi ancaman sudah diperingatkan,” tutupnya. (GEM/ADV).



