MUKOMUKO – Pemerintah Desa Tanjung Mulya (SP9), Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, terus berkomitmen untuk mendorong percepatan pembangunan daerah melalui peningkatan kesadaran konstitusi warga. Dalam upaya memperkuat sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kepala Desa Tanjung Mulya, Wardoyo, secara resmi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk disiplin dalam menunaikan kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Tanjung Mulya, Wardoyo pada Jumat (17/4). Beliau menekankan bahwa ketaatan membayar pajak bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam menyokong keberlanjutan pembangunan, baik di tingkat desa maupun kabupaten.
Menurut Wardoyo, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali lagi ke tengah-tengah masyarakat dalam bentuk fasilitas publik. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, hingga peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Mukomuko, khususnya di Kecamatan XIV Koto.
“Setiap rupiah pajak yang kita setorkan adalah investasi untuk kenyamanan kita bersama. Tanpa partisipasi aktif warga melalui pajak, percepatan pembangunan infrastruktur di desa kita tentu akan terhambat,” ujar Wardoyo dengan tegas.
Pemdes Tanjung Mulya memahami pentingnya efisiensi bagi warga. Oleh karena itu, Wardoyo juga mengingatkan masyarakat bahwa saat ini sistem pembayaran pajak sudah semakin transparan dan mudah diakses. Warga dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran resmi untuk memastikan dana pajak masuk ke kas negara secara tepat waktu.
Terkait Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Kades Wardoyo juga mengingatkan bahwa tertib administrasi kendaraan sangat penting untuk menjamin legalitas dan kenyamanan warga saat berkendara di jalan raya. Hal ini juga membantu pemerintah dalam memetakan kebutuhan pemeliharaan jalan di wilayah pemukiman.
Melalui himbauan ini, Pemdes berharap Desa Tanjung Mulya dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam hal tingkat kepatuhan pajak. Kesadaran kolektif ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi daerah yang lebih kokoh.
“Kami mengajak seluruh warga Desa Tanjung Mulya untuk tidak menunda-nunda pembayaran. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat SP9 adalah warga negara yang bijak dan peduli terhadap kemajuan tanah kelahirannya,” pungkasnya.(GJR)



