PERNYAH – Pemerintah Desa (Pemdes) Pernyah, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga jaring pengaman sosial bagi warga yang membutuhkan. Pemdes Pernyah telah melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap Pertama tahun anggaran 2026.
Penyaluran bantuan ini menyasar kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah melalui proses verifikasi dan validasi ketat dalam musyawarah desa. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah tingkat desa untuk menekan angka kemiskinan ekstrem serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Pernyah, Afrizal, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas di tingkat rumah tangga. Beliau berharap agar dana yang diterima oleh para KPM tidak dihambur-hamburkan untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif semata, melainkan diprioritaskan untuk kebutuhan pokok yang mendesak.
“Kami sangat berharap bantuan ini digunakan sebaik mungkin. Fokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti sembako, kesehatan, atau kebutuhan pendidikan anak. Jangan sampai bantuan ini habis untuk hal-hal yang tidak esensial,” tegas Afrizal, Senin (20/4).
Kades Afrizal juga menambahkan bahwa BLT ini merupakan bentuk kehadiran negara dan pemerintah desa di tengah masyarakat. Oleh karena itu, disiplin dalam penggunaan dana tersebut akan sangat menentukan efektivitas program dalam meningkatkan kesejahteraan warga di Desa Pernyah.
Proses penentuan 10 KPM ini dipastikan telah mengikuti regulasi yang berlaku. Afrizal menjelaskan bahwa kriteria penerima manfaat didasarkan pada kondisi ekonomi, status kesehatan (seperti penderita penyakit kronis), serta kelompok lansia tunggal. Hal ini dilakukan demi memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi mereka yang paling membutuhkan.
Kegiatan penyaluran yang berlangsung tertib dan khidmat ini juga menjadi momentum bagi Pemdes Pernyah untuk berinteraksi langsung dengan warga. Afrizal menyampaikan bahwa transparansi dalam pengelolaan Dana Desa (DD) adalah prioritas utama kepemimpinannya demi membangun kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan desa.
Dengan tersalurnya BLT Tahap Pertama ini, Pemdes Pernyah berharap roda ekonomi di tingkat desa dapat bergerak lebih dinamis. Pihak desa berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kesejahteraan para KPM dan memastikan bahwa program-program pemberdayaan lainnya juga dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara adil dan merata.(GJR)



