BENGKULU – Pemerintah Kabupaten Mukomuko terus melakukan langkah agresif dan terukur dalam menjemput bola program pembangunan dari Pemerintah Pusat. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang berlangsung di Bengkulu, Bupati Mukomuko hadir langsung guna memaparkan kondisi daerah serta menyampaikan tiga usulan program prioritas.
Didampingi sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bupati menegaskan bahwa akselerasi pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respon strategis atas keterbatasan ruang fiskal daerah, di mana ketergantungan terhadap APBD semata dianggap belum cukup untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur berskala besar yang mendesak.
Dalam paparan resminya, Bupati menekankan bahwa ketersediaan infrastruktur jalan dan jembatan yang mumpuni akan berdampak langsung pada penurunan biaya logistik dan peningkatan aktivitas ekonomi warga. Salah satu poin krusial yang diusulkan adalah Pembangunan Jembatan Talang Buai di Kecamatan Selagan Raya dengan nilai usulan sebesar Rp24,5 miliar. Jembatan ini dinilai menjadi urat nadi penting bagi aksesibilitas antarwilayah di kecamatan tersebut.
Selain itu, melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) No. 11 Tahun 2025 tentang Penanganan Jalan dan Jembatan Daerah, Pemkab Mukomuko mengusulkan anggaran sebesar Rp187,5 miliar lebih. Anggaran ini diproyeksikan untuk membenahi sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kecamatan, mulai dari wilayah V Koto, Air Manjunto, Teras Terunjam, hingga Air Rami dan Ipuh.
Penanganan jalan ini mencakup wilayah-wilayah sentra produksi pertanian dan perkebunan. Dengan kondisi jalan yang mantap, diharapkan distribusi komoditas unggulan Mukomuko dapat berjalan lebih lancar, sehingga daya saing ekonomi masyarakat di tingkat desa meningkat secara signifikan.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur transportasi, Pemerintah Kabupaten Mukomuko juga melirik pengembangan potensi pemuda dan olahraga. Hal ini dibuktikan dengan masuknya usulan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Tipe B yang berlokasi di Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko.
Pembangunan sarana olahraga representatif ini diestimasi memerlukan anggaran sebesar Rp50,7 miliar. Keberadaan GOR ini nantinya diproyeksikan menjadi pusat kegiatan positif bagi generasi muda sekaligus sarana pendukung jika Kabupaten Mukomuko dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga di tingkat provinsi maupun nasional.
Secara keseluruhan, total usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Mukomuko kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas mencapai Rp262.733.463.000. Angka yang fantastis ini merupakan bentuk komitmen serius jajaran eksekutif dalam memperjuangkan hak masyarakat Mukomuko untuk mendapatkan fasilitas publik yang layak dan modern.
Bupati Mukomuko berharap sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dapat terjalin dengan harmonis melalui persetujuan usulan-usulan tersebut.
“Kami berupaya semaksimal mungkin mengoptimalkan pembangunan melalui APBD, namun dukungan pusat sangat menentukan kecepatan kita dalam mencapai target kesejahteraan. Infrastruktur yang baik adalah fondasi utama bagi kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat Kapuang Sati Ratau Batuah,” pungkasnya.
Dengan penyampaian usulan ini, diharapkan pada tahun anggaran mendatang, wajah infrastruktur di Kabupaten Mukomuko akan mengalami transformasi besar yang berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat.(GJR)



