MUKOMUKO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pasca-pandemi dan di tengah tantangan inflasi global.

Salah satu fokus utama legislatif saat ini adalah memastikan program-program di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) berjalan tepat sasaran.

Wakil Ketua I Ketua DPRD Mukomuko , Wisnu Hadi, menyampaikan bahwa sektor UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Oleh karena itu, sinergi antara legislatif dan eksekutif diperlukan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Kami di lembaga legislatif siap mengawal dan mendukung penuh anggaran yang dialokasikan untuk pemberdayaan UMKM. Fokus kita bukan hanya memberikan bantuan modal, tapi juga pendampingan sertifikasi halal dan perluasan jangkauan pasar,” ujarnya, Selasa (10/3).

DPRD Mukomuko juga menegaskan fungsi pengawasannya agar bantuan alat produksi atau modal usaha tidak salah sasaran. Anggota dewan secara aktif turun ke lapangan untuk meninjau langsung kelompok-kelompok usaha yang menerima manfaat dari program Disperindagkop-UKM.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD yang turun ke masyarakat benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan keluarga,” tambahnya.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat ini, diharapkan produk lokal asli Mukomuko, mulai dari kuliner olahan ikan hingga kerajinan tangan, dapat menembus pasar nasional. DPRD mengajak seluruh masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal (Bangga Buatan Indonesia) guna memutar roda ekonomi di Bumi Kapuang Sati Ratau Batuah.(RJR/ADV)