MUKOMUKO – Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Lintang, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di tingkat desa.
Melalui pemanfaatan alokasi 3% Dana Desa (DD) yang difokuskan pada sektor non-fisik dan pemberdayaan, Pemdes Sungai Lintang mendistribusikan hadiah berupa seragam sekolah kepada deretan siswa berprestasi.
Langkah ini bukan sekadar seremoni musiman, melainkan bagian dari strategi jangka panjang desa dalam menstimulus iklim kompetisi yang sehat di kalangan generasi muda. Adapun institusi pendidikan yang menjadi sasaran program tahun ini adalah TK Negeri Al-Amanah dan SD Negeri 02 V Koto.
Kepala Desa Sungai Lintang, Aryanto, menegaskan bahwa intervensi pemerintah desa terhadap dunia pendidikan adalah sebuah keharusan. Menurutnya, mengapresiasi pencapaian anak-anak sejak usia dini akan membentuk mentalitas yang kuat di masa depan.
“Kami ingin anak-anak merasa dihargai atas dedikasi dan prestasi mereka. Hadiah sederhana berupa baju seragam ini adalah representasi dari kehadiran dan perhatian Pemdes Sungai Lintang terhadap dunia pendidikan. Kami berharap stimulus ini mampu memotivasi siswa lain untuk terus memacu potensi diri,” ujar Aryanto.
Aryanto yang selama ini dikenal publik sebagai figur pemimpin visioner namun tetap nyentrik dengan gaya rambut khas ala Bule Belgia itu, menambahkan bahwa investasi pada sumber daya manusia (SDM) tidak kalah pentingnya dengan pembangunan infrastruktur fisik.
Baginya, pendidikan adalah fondasi utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menggerakkan roda kemajuan desa di masa depan.
Kebijakan mengalokasikan anggaran khusus dari Dana Desa untuk sektor pendidikan ini mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan masyarakat. Langkah Pemdes Sungai Lintang dinilai cerdas dalam menerjemahkan regulasi pemanfaatan Dana Desa, di mana anggaran negara benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya sektor domestik keluarga kurang mampu yang terbantu secara ekonomi melalui pembagian seragam ini.
Dengan konsistensi program yang digulirkan setiap tahun ini, Pemdes Sungai Lintang berhasil mengirimkan pesan kuat kepada publik, bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari mulusnya jalan beton, melainkan dari hidupnya nyala api semangat belajar di dalam ruang-ruang kelas.(GJR)





















