MUKOMUKO – Sektor perikanan tetap menjadi salah satu pilar utama pembangunan ekonomi di Kabupaten Mukomuko pada tahun 2026. Guna memastikan potensi kelautan dan perikanan darat terkelola maksimal, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko menegaskan komitmennya dalam mengawal serta mendukung penuh program-program strategis di Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko.
Ketua DPRD Mukomuko, Zamhari , menyampaikan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat krusial untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran. Pada tahun anggaran 2026, DPRD Mukomuko fokus pada pemerataan bantuan sarana prasarana melalui skema Dana Pokok Pikiran (Pokir) dewan maupun pengawasan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Melalui fungsi anggaran, sejumlah anggota DPRD Mukomuko mengalokasikan dana aspirasi untuk pengadaan mesin tempel, perahu, dan alat tangkap jaring bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan.
Hal ini bertujuan agar nelayan tradisional di wilayah pesisir, mulai dari Kecamatan Air Rami hingga Kecamatan Kota Mukomuko, dapat meningkatkan daya jangkau operasional dan hasil tangkapan mereka.
“Kami di legislatif terus berupaya mengakomodir usulan masyarakat nelayan yang masuk saat reses. Target kami di tahun 2026 ini adalah modernisasi alat tangkap agar nelayan kita tidak hanya menjadi penonton di laut sendiri,” ujar Zamhari, Selasa (10/3).
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Rahmat Hidayat, S.P, menyambut baik dukungan penuh dari pihak legislatif. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan angka produksi perikanan yang ditargetkan tumbuh signifikan di tahun 2026.
DPRD Mukomuko berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dijaga dengan baik oleh kelompok penerima. Pengawasan ketat juga akan dilakukan agar tidak ada bantuan yang dipindahtangankan atau disalahgunakan, sehingga visi “Mukomuko Maju dan Sejahtera” benar-benar dirasakan oleh masyarakat pesisir. (RJR/ADV).



